Iran Keluarkan Fatwa Larangan Memelihara Anjing  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • perempuan Iran dan binatang peliharaannya (telegraph.co.uk)

    perempuan Iran dan binatang peliharaannya (telegraph.co.uk)

    TEMPO Interaktif, Teheran - Pemerintah Iran melarang semua hal yang berhubungan dengan binatang peliharaan terutama anjing. Mulai dari iklan untuk binatang peliharaan, makanan untuk binatang peliharaan dan semua produk-produk binatang peliharaan.

    Keputusan ini diambil oleh Kementerian Kebudayaan dan Pedoman Islam. Sebelumnya Kementerian mendapat masukan dari ulama berpengaruh Ayatollah Nasser Makarem Shirazi.

    Beberapa tahun belakangan, memelihara anjing sebagai binatang peliharaan meningkat di kalangan orang Iran terutama di Teheran. Dan jumlah mereka yang memelihara anjing kian banyak dan makin menjadi tren. Dalam fatwa itu disebutkan anjing merupakan binatang yang tidak bersih.

    Pada Juni lalu, Ayatollah Shirazi menyatakan bahwa anjing tidak bersih, dia mengatakan para pemilik anjing secara membabi buta meniru kebiasaan orang barat. "Banyak orang di barat lebih cinta kepada anjingnya dibandingkan istri dan anaknya," ujar Ayatollah Shirazi.

    Pelarangan terhadap binatang peliharaan ini adalah langkah terbaru pemerintah Iran untuk 'menghapus' budaya barat.

    TELEGRAPH I PGR




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.