Aksi Protes Berlanjut, Malaysia Kehilangan Kesabaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi di kedubes Malaysia. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Aksi di kedubes Malaysia. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Putrajaya - Malaysia mulai kehilangan kesabaran dengan gelombang aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Para demonstran memprotes tindakan Malaysia menangkap tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

    Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Anifah Aman mengatakan bila situasi dan aksi tidak juga berhenti maka hubungan antara Indonesia dan Malaysia bisa memburuk. "Saya sedih demonstrasi masih terus berlanjut, tidak hanya di Jakarta tapi di seluruh kantor konsulat kami, meski kami sudah menyelesaikan masalah nelayan Malaysia dan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujar Anifah.

    Anifah mengingatkan kesabaran Malaysia tengah diuji, dan bila bila situasi memburuk maka pemerintah Malaysia tidak akan menolerir lebih lama lagi. "Indonesia punya masalah dalam negeri dan politik sendiri, kami tidak ingin Malaysia menjadi korban," kata Anifah.

    Anifah menegaskan dalam hubungan internasional, kami harus saling memberi. "Ini sudah kami berikan, tapi kami harus menjaga integritas negara kami, kami tahu di mana titik kesabaran kami," katanya.

    Jumat malam 13 Agustus 2010, petugas Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) menangkap tujuh nelayan asal Malaysia karena memasuki perairan Indenesia. Mereka ditangkap karena tak memiliki izin.

    Tapi di pihak Malaysia dan nelayan, mereka menilai masih mencari ikan di lokasi biasa dan merupakan wilayah Malaysia tapi kemudian ditahan oleh pihak Indonesia. Para nelayan kemudian minta tolong kepada polisi laut Malaysia. Polisi datang dan menahan tiga petugas.

    Pada 17 Agustus 2010 ketiganya dibebaskan. Namun, beberapa pihak tidak menerima perlakuan ini dan mereka melakukan demonstrasi di depan kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.

    Malaysia geram ketika salah satu kelompok demonstran melempar kotoran manusia ke kantor Kedutaan Malaysia. Menurut Anifah, tindakan ini bisa merusak hubungan dua negara. Anifah juga telah meminta para petugas keamanan memperketat penjagaan.

    Sebelumnya, Wakil Kepala Perwakilan Indonesia di Malaysi, Tatang Razak mengatakan Indonesia marah karena otoritas Malaysia menangkap dan menanggalkan pakaian tiga pegawai Departemen Kelautan, mereka juga diborgol dan disuruh mengenakan pakaian tahanan. "Namun isu itu sebenarnya telah selesai dengan dibebaskan ketiganya, tapi tampaknya masih ada yang belum puas dan protes pun berlanjut," ujarnya.

    THE STAR I PGR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.