WNI Terancam Hukuman Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Pengadilan Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia, Rabu  (25/8) memutuskan menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum, yang menjerat Nenggani Asmo, wanita asal Kebon Jeruk Jakarta Barat dengan ancaman hukuman gantung sampai mati.

    Hukuman ini dijatuhkan setelah Nenggani Asmo, 46 tahun, ditangkap imigrasi bandara internasional Kuala Lumpur pertengahan 2009 karena membawa heroin seberat 1000 gram saat akan bertolak ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Nenggani berhasil melewati pintu X-Ray, namun petugas imigrasi mencurigai wanita kelahiran Trenggalek, Jawa Timur tersebut, karena bentuk pahanya yang tidak proporsional. Setelah digeledah, ditemukan heroin seberat 1 kg yang dililitkan di kedua pahanya.

    Dalam putusan selanya, hakim tunggal Badriyah menyatakan Jaksa Penuntut Umum dapat meyakinkan hakim bahwa terdakwa betul melakukan perbuatan pidana secara sadar. Karenanya, pengadilan memutuskan untuk melanjutkan persidangan dengan pembelaan terdakwa sebagai agenda selanjutnya.


    Masrur (Kuala Lumpur)



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.