Ulama: Amerika Serikat Patut Dihukum Daripada Al-Qaidah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa menentang pembangunan masjid dan pusat komunitas Islam di Manhattan, New York (22/8). AP/Seth Wenig

    Pengunjuk rasa menentang pembangunan masjid dan pusat komunitas Islam di Manhattan, New York (22/8). AP/Seth Wenig

    TEMPO Interaktif, Seorang imam di balik rencana pembangunan masjid di Ground Zero di New York mengatakan Amerika Serikat berperilaku lebih buruk daripada al-Qaidah.

    Imam Feisal Abdul Rauf katakan, Amerika patut dihukum daripada organisasi teroris sebab Amerika Serikat bertanggung jawab atas kematian setengah juta anak-anak Irak.

    "Kita cenderung lupa, bahwa Amerika Serikat lebih banyak menumpahkan darah kaum Muslim dibandingkan perbuatan Al Qaidah yang membunuhi nonMuslim," katanya.

    Rauf kini sedang gencar mengkampanyekan pembangunan masjid senilai 70 juta pound atau sekitar Rp 974 miliar di dua blok Menara Kembar.

    Tak pelak, pernyataan Rauf memanaskan situasi prokontra atas pembangunan masjid tersebut. Sebagian khawatir kelompok teroris bakal kembali beraksi.

    Hasil jajak pendapat belum lama ini menunjukkan ketertarikan warga Amerika Serikat atas rencana pembangunan masjid. Sekitar 62 persen responden menolak pembangunan, sementara survei di bulan Juli 52 persen menolak. Kelompok penolak naik 10 persen.

    Tak ketinggalan, ketua keluarga korban serangan 9 September Debra Burlingame menentang keras pernyataan Rauf.

    "Pria ini tak sedang berkhotbah politik dan mengembangkan propaganda antiAmerika," katanya.

    DAILYMAIL | CHOIRUL
     
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.