Kekerasan di Selatan Rusia, Enam Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Magomed-Ali Vagabov (kanan). AP/News Team

    Magomed-Ali Vagabov (kanan). AP/News Team

    TEMPO Interaktif, Nazran - Sediktinya enam orang dilaporkan tewas dalam tragedi kekerasan di kawasan  Muslim di selatan Rusia, Senin, sementara empat mayat lainnya ditemukan. Demikian keterangan pejabat setempat seraya menyebutkan para pemberontakan Islam tumbuh pesat di daerah tersebut.

    Empat orang diduga pemberontak ditemukan tewas, Senin petang, setelah mereka menembaki pos polisi di luar Nazran, kota utama di Ingushetia.

    "Empat orang tewas dalam adu tembak," kata juru bicara kepolisian kepada Reuters.

    Salah seorang korban tewas bernama Ilez Gardanov, diduga pelaku serangkaian serangan bom mobil, lapor kantor berita RIA mengutip penjelasan Agen Keamanan Federal, FSB.

    Menurut pejabat setempat, dua orang tewas dan empat mayat lainnya ditemukan dalam beberapa insiden di dekat Dagestan.

    Kedua kawasan tersebut kerap mendapatkan ganguan dari para pemberontak Islam yang ingin memisahkan diri seperti dilakukan oleh tetangganya Chechnya pada 1990.

    Serangan di Dagestan berlangsung dua hari setelah polisi di sana menembak pemimpin pemberontak Magomed-Ali Vagabov, pria yang dituduh oleh penguasa Rusia sebagai pelaku serangan bom lembar di Moskow, Maret lalu, menyebabkan 40 orang tewas.


    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.