Jimmy Carter Terbang ke Korea Utara, Bebaskan Sandera

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jimmy Carter. AP/John Amis

    Jimmy Carter. AP/John Amis

    TEMPO Interaktif, Seoul - Bekas Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter segera terbang ke Korea Utara guna membebaskan warga Amerika yang ditahan di sana. Demikian Jurnal Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat melaporkan melalui situs website, Selasa.

    Carter melakukan perjalanan ke sana atas nama pribadi tanpa disertai petugas keamanan Amerika Serikat untuk membebaskan Aijalon Mahli Gomes, 30 tahun. Namun, lapor jurnal tersebut, dia ditemani istrinya.

    Kantor berita Korea Utara melaporkan, Gomes telah dijatuhi hukuman delapan tahun melakukan kerja paksa karena pada April lalu masuk ke negeri komunis itu secara ilegal. Ia pernah sempat bunuh diri karena putus asa.

    Pemuda asal Boston ini masuk ke Utara dari perbatasan Cina tanpa bekal dokumen keimigrasian yang sah sehingga ditahan pemerintah Korea Utara, 25 Januari. "Dia telah melakukan kejahatan," tuduh pemerintah Utara.

    Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, pekan lalu, mengatakan pemerintah mengutus empat orang untuk melepaslan Gomes awal Agustus ini, tetapi upaya tersebut gagal.

    REUTERS | AP | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.