Dua Tawanan Al Qaeda Dibebaskan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Luis Rodriguez Zapatero. AP Photo/Daniel Ochoa de Olza

    Jose Luis Rodriguez Zapatero. AP Photo/Daniel Ochoa de Olza

    TEMPO Interaktif, Madrid - Dua pekerja kemanusiaan asal Spanyol yang ditahan Al Qaeda yang beroperasi di Afrika Utara dibebaskan hari ini. Menurut pemerintah Spanyol keduanya diculik dan ditahan selama sembilan bulan.

    Al Qaeda Islamic Maghreb (AQIM) menahan Albert Vilalta dan Roque Pascual ketika mereka sedang melintasi Mauritania dengan membawa bantuan kemanusiaan November tahun lalu.

    "Saat ini mereka aman setelah 268 hari ditahan oleh para penculik, pemerintah Spanyol terus berupaya membebaskan mereka," kata Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero.

    Menurut Zapatero, keluarga kedua korban penculikan telah berangkat menjemput Vilalta dan Pascual. Sebelum diculik keduanya bekerja untuk Barcelona-Accio Solidario, sebuah lembaga kemanusiaan.

    Menurut AQIM kedua warga Spanyol itu ditahan karena Spanyol adalah satu target mereka, Spanyol selama ini sekutu Amerika Serikat dan anggota NATO.

    Bulan lalu, AQIM membunuh seorang tawanan berkewarganegaraan Pranci, Michel Germaneau, 78 tahun, setelah sebelumnya terjadi bentrok antara AQIM dan tentara Prancis yang ingin membebaskan Germaneau.

    Menurut analis keamanan, AQIM bukan bertindak berdasarkan ideologi tapi lebih kepada faktor uang. Mereka mengumpulkan dana dengan menahan warga asing dan terlibat perdagangan obat bius.

    REUTERS I PGR  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.