Vuvuzela dan Tweetup Masuk Kamus Oxford Terbaru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Martin Mejia

    AP Photo/Martin Mejia

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Vuvuzela, kata yang ‘ngetop’ saat Piala Dunia Afrika Selatan kini bisa ditemukan di kamus bahasa Inggris Oxford terbaru. Vuvuzela, terompet khas Afrika masuk bersama 2000 kata baru dalam kamus Oxford edisi teranyar yang terbit kemarin.

    Kata baru yang masuk itu di antaranya, tweetup (pertemuan yang diatur lewat Twitter), cheeseball (kurang rasa atau gaya), turducken (makanan yang di dalamnya ada ayam, bebek dan kalkun), paywall (situs yang khusus bagi pelanggan), microblogging (menulis singkat di blog) dan staycation (liburan di negeri sendiri).

    Kata-kata baru yang dipopulerkan oleh ekonom juga masuk, seperti, toxic debt, deleveraging (mengurangi utang dengan menjual aset secara cepat), overleveraged. Bukan hanya ekonomi, kata dalam politik global dan lingkungan juga masuk, misalnya, the fog of war, catatrophizing (menjelaskan situasi yang kemungkinan lebih buruk dari kenyataan), serta carbon capture dan geoengineering.

    Juru bicara penerbit Oxford University Press mengatakan dengan diterbitkannya edisi ketiga ini membuktikan Oxford, kamus yang selalu terdepan dalam hal menyerap kata-kata baru yang benar-benar dipakai masyarakat luas serta menjadikan kamus yang tepat bagi penelitian bahasa. Kamus Oxford pertama kali terbit tahun 1998.

    TELEGRAPH I PGR  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.