Penyanyi Top Jerman Didakwa Sebarkan HIV ke Tiga Pria

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nadja Benaissa. REUTERS/Boris Roessler

    Nadja Benaissa. REUTERS/Boris Roessler

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Penyanyi band wanita Nadja Benaissa telah meminta maaf di pengadilan Jerman karena melakukan hubungan seksual dengan laki-laki tanpa memberitahu mereka bahwa ia membawa HIV, virus yang menyebabkan AIDS.

    Benaissa, 28, mengatakan kepada hakim di Pengadilan Negeri Darmstadt, "Saya minta maaf dengan sepenuh hati."

    Dia bilang dia "ceroboh pada hari-hari itu" dan mengakui ia tidak memberitahu mitra seksnya tentang kondisinya.

    Terkait tuduhan menginfeksi salah satu dari tiga orang dengan virus itu, ia mengatakan, "Saya tidak pernah ingin ini terjadi pada salah satu mitra saya."

    Benaissa, seorang penyanyi band No Angels yang pada puncak ketenarannya setara dengan Girls Aloud, didakwa dengan tuduhan serangan menyakitkan atas seks tanpa perlindungan dengan tiga laki-laki.

    Dia juga dituduh melakukan penyerangan setelah salah satu dari mereka terinfeksi HIV. Tetapi belum jelas apakah dia akan mengakui tuduhan ini.

    Pria yang terinfeksi diperkirakan akan memberikan bukti pada sidang kemudian pada hari Senin.

    Dalam jawabannya, dia menghadirkan Profesor Dr Josef Eberle dari Ludwig-Maximilians-University dari Munich yang diharapkan bersaksi bahwa korban mungkin telah terinfeksi oleh pasangan lain.

    Setelah sidang di hadapan hakim dan dua orang awam berakhir dia bisa dipenjara selama maksimal sepuluh tahun.

    Status HIV Benaissa ditemukan pada tahun 2000 selama tes kehamilan di rumah sakit. "Saya benar-benar terkejut," katanya.

    Pengadilan mendengar kesaksian bahwa dia telah berhubungan seksual dengan tiga orang maksimal lima kali antara tahun 2000 dan 2004. Dia hadir di pengadilan remaja karena infeksinya terjadi ketika ia berusia 17.

    Benaissa ditangkap pada bulan April 2009 tidak lama sebelum konser di sebuah klub malam di Frankfurt. Salah satu mitra seksnya yang belum terinfeksi membuat keluhan tentang dirinya ke polisi setahun sebelumnya.

    Mengenakan celana jins dan blus ungu dengan rambut diikat ekor kuda, Benaissa mengatakan bahwa penanganannya terhadap penyakitnya salah ketika ia gagal untuk mengungkapkan dirinya telah terinfeksi HIV.

    No Angels didirikan pada tahun 2000 saat acara pencarian bakat TV, Popstars.

    Mereka adalah band perempuan paling sukes di Jerman dan menjual lima juta album dari 2000 sampai 2003.

    Mereka berkumpul kembali pada tahun 2007 dan berkompetisi dalam kontes Eurovision Song 2008 tapi hanya berada di urutan 23.


    TELEGRAPH | EZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.