Israel Ancam Relawan Kemanusiaan dengan Penembak Jitu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Video penyerangan tentara Israel ke kapal Mavi Marmara yang membawa relawan pembawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina. AP Photo/Israel Defence Force

    Video penyerangan tentara Israel ke kapal Mavi Marmara yang membawa relawan pembawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina. AP Photo/Israel Defence Force

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Panglima militer Israel jenderal Gabi Ashkenazi mengatakan jika menghadapi situasi serupa saat insiden Mavi Marmara, ia akan menurunkan penembak jitu.

    Ia mengatakan penggunakan penembak jitu untuk menghindari jatuhnya korbna dari pihaknya. “Ketika orang-orang berupaya melawan, itu biasanya terjadi,” kata Ashkenazi saat memberikan kesaksian dalam penl investigasi bentukan pemerintah Israel.

    Sebelumnya, komite investigasi itu memeriksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak. Pada kesempatan itu, Ashkenazi mengaku ia memang harus bertanggung jawab atas peristiwa itu. “Saya mengambil tanggung jawab atas semua operasi militer yang dilakukan,” ujarnya.

    Serangan pasukan komando angkatan laut Israel akhir Mei lalu di atas kapal Mavi Marmara menewaskan sembilan relawan, delapan dari Turki dan satu warga Amerika Serikat. Namun hingga kini, Netanyahu menolak meminta maaf dan memberikan kompensasi bagi keluarga korban.

    Haaretz/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.