Meninggalkan Irak Terlalu Cepat Membahayakan AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Texas:Presiden Amerika Serikat George W. Bush, mengatakan, menarik tentara dari Irak secara "prematur" akan membangkitkan keberanian teroris dan meningkatkan ancaman kepada Amerika Serikat. "Amerika Serikat akan menyelesaikan tugasnya di Irak," kata Bush dalam pernyataannya, Sabtu (1/11).

    "Meninggalkan Irak secara prematur hanya akan membangkitkan keberanian teroris dan membahayaka Amerika. Kami pasti tetap tinggal, berperang dan menang, kata Bush dalam pernyataan radio mingguannya.

    Menurut Bush, selama dasawarsa terakhir, para teroris percaya jika mereka memukul Amerika dengan keras seperti di Libanon dan Somalia, dia akan mundur dan mundur. "Lima tahun yang lalu, salah seorang di antara teroris mengatakan bahwa serangan bisa memaksa Amerika lari kurang dari 24 jam," kata Bush. "Mereka belajar dari pelajaran yang salah."

    Bush menuduh pengikut setia rezim Saddam Hussien yang ada di belakang kekerasan dalam minggu-minggu ini di Irak. "Teroris dan Baathis yang setia kepada rezim lama akan gagal karena Amerika dan sekutu kami mempunyai strategi, dan strategi kami berjalan," kata Bush. Baathis adalah sebutan untuk pengikut setia partai Saddam, Partai Baath.

    Dia mengatakan, kurang dari sebulan tentara AS sudah menangkap lebih dari 100 orang mantan anggota rezim Saddam serta merampas senjata dan menyita ratusan ribu dolar.

    AFP/Putri Alfarini - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.