Tanah Longsor di Cina, 80 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanda lalu lintas kendaraan dilarang lewat di Haikou, Cina selatan, Jumat (7/8). Badai tropis goni membawa hujan lebat dan membuat banjir semua jalan-jalan utama kota. AP Photo/Xinhua, Zhao Yingquan

    Tanda lalu lintas kendaraan dilarang lewat di Haikou, Cina selatan, Jumat (7/8). Badai tropis goni membawa hujan lebat dan membuat banjir semua jalan-jalan utama kota. AP Photo/Xinhua, Zhao Yingquan

    TEMPO Interaktif, Beijing -  Bencana alam kembali terjadi di Cina. Banjir besar mengakibatkan tanah longsor di propinsi Gansu, Cina setidaknya ada 80 orang yang tewas dan sekitar 2000 orang dinyatakan hilang.

    Tanah longsor terjadi pada Minggu (8/8) dini hari di propinsi Gannan wilayah otonomi Tibet. Menurut kantor berita Xinhua, tanah longsor ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah pegunungan itu.

    Stasiun televisi, China Central Television melaporkan listrik di beberapa wilayah propinsi tersebut langsung padam. Komunikasi pun terputus. Sehingga jumlah pasti penduduk yang tewas maupun yang hilang belum bisa dipastikan. Diperkirakan sekitar 80 orang tewas dan 2000 orang hilang.

    Dari seluruh wilayah di propinsi Gannan, yang terpara parah wilayah Zhouqu. Xinhua melaporkan, setelah dari kota tersebut terendam air. Rumah-rumah penduduk hancur, jalanan tertutup lumpur dan air hampir satu meter.

    Kepala Daerah Zhouqu, Diemujiangteng mengatakan tanah longsor terjadi setelah hujan lebat dan meluapnya beberapa sungai. “Saat ini kami sulit melakukan operasi penyelamatan karena jalanan tertutup lumpur tebal hingga lumpuh,” ujarnya.

    AP I POERNOMO GR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.