Polandia Ekstradisi Agen Mossad

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uri Brodsky, seorang warga Israel yang diduga agen Badan Intelijen Luar Negeri Israel, Mossad ditangkap di Polandia. (AP)

    Uri Brodsky, seorang warga Israel yang diduga agen Badan Intelijen Luar Negeri Israel, Mossad ditangkap di Polandia. (AP)

    TEMPO Interaktif, WARSAWA -Pengadilan Polandia menyatakan bahwa tersangka kasus pemalsuan paspor Jerman Uri Brodsky bisa diekstradisi ke Jerman, Jumat (6/8). Brodsky, ditahan setelah dinyatakan terlibat membantu Badan Intelijen Luar Negeri Israel Mossad membuatkan paspor palsu yang dipakai dalam aksi pembunuhan komandan saya militer Hamas, Mahmud al-Mahbub di Dubai.

    Mahbub diketahui tewas dibunuh oleh sejumlah agen rahasia yang diduga Mossad. Polisi Dubai menyebarkan foto para tersangka yang dikaitkan dengan Mossad. "Saya yakin 100% bahwa Mossad yang mendalangi pembunuhan itu," ujar Kepala Kepolisian Dubai Jenderal Dahi Khalfan Tamim. Katanya para tersangka Mossad itu memakai paspor banyak negara.

    Alhasil, Broadsky ditahan awal Juni lalu setibanya di Polandia berdasarkan surat penahanan Eropa yang dikeluarkan oleh Jerman. "Dalam tempo 10 hari ke depan ia akan dikirim ke Jerman," ujar seorang pejabat pengadilan seperti dikutip media Jerman, Der Spiegel. Broadsky kedapatan membuat paspor pada 2009 di Cologne.

    Namun penahanan Broadsky ini telah menimbulkan sengketa diplomatik. Kedutaan Israel di Polandia mendesak pemerintah Polandia untuk tidak mengekstradisi Brodsky ke Jerman. Adapun Departemen Luar Negeri Jerman tidak berkomentar atas kasus itu dan mengacu pada penyelidikan yudisial oleh jaksa federal.


    | AP | HERALDSUN | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?