Akibat Banjir, Ribuan Warga Pakistan Mengungsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengumpulkan peralatan rumah tangga yang tersisa akibat banjir besar di Nowshera, Pakistan.  AP /Mohammad Sajjad

    Warga mengumpulkan peralatan rumah tangga yang tersisa akibat banjir besar di Nowshera, Pakistan. AP /Mohammad Sajjad

    TEMPO Interaktif, Ribuan warga di Provinsi Punjab meninggalkan rumah mereka menyusul musibah banjir terburuk dalam sejarah Pakistan.

    Air bah telah merendam sejumlah desa dan kawasan pinggiran pusat kota Kot Addu di Punjab.

    Pejabat PBB dan Pakistan menyebutkan 3,2 juta warga yang tinggal di sepanjang sungai Indus menderita akibat bencana tersebut. Sementara jumlah korban tewas mencapai 1.500 orang.

    "Kami menyaksikan ribuan orang di Punjab selatan mengungsi ke tempat aman dan air masih tinggi," kata Kamal Hyder dari Al Jazeera, Rabu.

    "Evakuasi segera dilakukan. Mereka mengeluh karena tak mendapatkan bantuan dari pemerintah," ujarnya.

    Sedikitnya 47 orang meninggal di Punjab, demikian keterangan dari Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan. Menurut catatan PBB, sekitar 1.000 desa lumpuh dan lebih dari 15 ribu rumah di provinsi tersebut hancur. Selain itu, luapan air berlumpur juga merusak tanaman pertanian.

    Angkatan bersenjata menggunakan perahu dan helikopter guna menyelamatkan warga desa ke tempat yang lebih tinggi. Kondisi air di Kot Addu dan kawasan Layyah di selatan provisi meninggi, pepohonan dan rumah berloteng nampak atapnya saja.


    AL JAZEERA | CHOIRUL

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?