Pakistan Klaim Amerika Kalah di Afganistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Osman Orsal

    REUTERS/Osman Orsal

    TEMPO Interaktif, LONDON -Presiden Pakistan Asif Ali Zardari memang bukan orang yang suka tedeng aling-aling. Kepada harian Prancis Le Monde, suami mendiang bekas Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto itu mengatakan bahwa Amerika Serikat dan pasukan koalisi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) telah gagal dalam perang melawan teror di Afganistan.

    "Pakistan juga," ujarnya, Rabu (4/8). Kekalahan itu, kata Zardari, "Akibat terlalu meremehkan situasi di lapangan." Kata dia lagi,"Pasukan koalisi gagal mengambil hati dan akal masyarakat di sana." Selebihnya, Zardari membantah bahwa Islamabad tak cukup giat dalam menghalau terorisme dan malah berbalik mendukungnya seperti diungkap dalam laman situs WikiLeaks.

    "Itu semua sama sekali keliru," ujar Zardari yang Rabu (4/8) ini tiba di London, Inggris dalam lawatannya ke sejumlah negara di Eropa. Adapun Amerika Serikat membantah klaim Zardari bahwa pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat telah gagal. "Saya nggak tahu mengapa beliau berkesimpulan seperti itu," kata Jurubicara Gedung Putih Robert Gibbs.

    Menurut Gibbs, bosnya, Presiden Barack Obama juga tak paham asal muasal kesimpulan Zardari itu. "Rakyat Afganistan tahu betapa brutalnya Taliban. Begitupun Pakistan," ujar Gibss. Hal senada juga disampaikan Pentagon, Markas Besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat. "Kami tak sepakat," kata Jurubicara Pentagon, Kolonel David Lapan.

    | FOXNEWS | ANI | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.