Kejaksaan Minta Presiden Kolombia Diekstradisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juan Manuel Santos. AP/Fernando Llano

    Juan Manuel Santos. AP/Fernando Llano

    TEMPO Interaktif, Quito - Kejaksaan Ekuador, Selasa, menyampaikan permintaanya agar presiden Kolombia Juan Manuel Santos diekstradisi atas pengeboman terhadap kamp gerilyawan di sisi perbatasan Ekuador, Maret 2008.

    Santos, terpilih dalam pemilihan umum Juni dan akan diambil sumpahnya Sabtu, menjabat sebagai menteri pertahanan Kolombia saat terjadi konflik di perbatasan. Bos tertinggi gerilaywan Kolombia, Raul Reyes, tewas dalam bentrok bersenjata tersebut namun menimbulkan krisis diplomatik antarkedua negara.

    "Permintaan disampaikan beberapa waktu lalu," kata Jaksa negara Carlos Jimenez kepada Reuters melalui telepon.

    Permohonan tersebut harus sesuai dengan sistem peradilan Ekuador. Sementinya permintaan ekstradisi  disampaikan melalui Mahkamah Agung. Kolombia dipastikan akan menolak permintaan permohonan itu.

    Presiden Ekuador Rafael Correa memutuskan hubungan diplomatik dengan Kolombia usai konflik perbatasan, namun tetap akan hadir dalam acara pelantikan Santos.

    Hubungan Bogota dengan pemerintahan kiri di kawasan menimbulkan kegentingan atas perbedaan politik dengan presiden Kolombia sebelumnya Alvaro Uribe selaku sekutu militer utama Amerika Serikat.

    Bulan lalu, Venezuela memutus hubungan diplomatik dengan Bogota usai Uribe menuduh negara tetangganya itu menoleransi kehadiran gerilyawan Kolombia di negaranya. Tuduhan ini dibantah oleh pemimpin Venezuela Hugo Chavez.

    REUTERS | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.