Gara-gara Ngejek Polisi, Rapper Rusia Dibui 10 Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Moskow - Seorang rapper kondang Rusia dikurung dalam bui 10 hari karena mengejek polisi saat manggung. Demikian keterangan juru bicara kepolisian.

    Rapper
    Ivan Alexeyev, 25 tahun, dikenal dengan nama panggung Noize MC mengumpat polisi dengan sebutan "binatang" saat konser di kota Volgograd, Rusia selatan, 31 Juli.

    Dalam lirik lagunya, dia membawakan lagu berkisah tentang kebrutalan polisi. Lirik itu, misalnya dia sebut "Hey warga...berhenti...berhenti. Keluarkan Dompetmu, slap, slap..."

    Usai konser, dia didekati oleh polisi dan dimintai keterangan. Pengadilan dalam sidang, 2 Agustus, menyatakan dia bersalah dan dihukum 10 hari penjara, kata juru bicara Alexander Berger.

    Berger mengatakan dia yakin lagu tentang polisi brutal telah menyinggung pejabat kepolisian setempat. "Mereka (polisi setempat) tidak suka dengan lagu tersebut."

    Ketika dimintai keterangan, juru bicara kepolisian Volgograd tak bersedia memberikan komentar. Namun, seorang petugas layanan mengatakan juru bicara akan memberikan keterangan lain waktu.

    Kebiasaan menyogok polisi di kalangan masyarakat Rusia sudah lumrah. Presiden Dmitry Medvedev berjanji mereformasi kepolisian sebagai bagian dari perang melawan korupsi.


    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.