Larangan BlackBerry Juga untuk Pengunjung Uni Emirat Arab  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah toko handphone di pusat perbelanjaan, di Dubai, memajang display Blackberry (1/8). REUTERS/Mosab Omar

    Sebuah toko handphone di pusat perbelanjaan, di Dubai, memajang display Blackberry (1/8). REUTERS/Mosab Omar

    TEMPO Interaktif, Dubai - Tindakan keras Uni Emirat Arab terhadap layanan BlackBerry juga akan diberlakukan bagi pengunjung asing. Langkah itu dinilai akan menciptakan konflik langsung dengan ambisi negara itu untuk menjadi surga bisnis dan pariwisata.

    Regulator telekomunikasi Emirates Senin mengatakan bahwa para wisatawan yang mengunjungi Dubai dan pusat industri minyak penting Abu Dhabi akan - seperti 500 ribu pelanggan lokal - harus memeninggalkan layanan e-mail, pesan dan web BlackBerry mulai 11 Oktober.

    Aturan itu diberlakukan bahkan jika mereka membawa telepon yang dikeluarkan di negara lain. Ponsel itu sendiri diizinkan untuk melakukan panggilan telepon.

    Otoritas Emirati mengatakan langkah ini didasarkan pada masalah keamanan karena data BlackBerry secara otomatis dikirim ke komputer perusahaan di luar negeri, di mana sulit bagi pemerintah lokal untuk memonitor aktivitas ilegal atau penyalahgunaan.

    Kritik terhadap larangan ini mengatakan langkah ini juga sebagai salah satu cara bagi pemerintah konservatif negara itu untuk mengontrol konten lebih lanjut, yang dianggap pantas secara politik atau moral.

    Sekitar 100 ribu wisatawan melalui bandara Dubai setiap hari, menjadikannya tersibuk di Timur Tengah. Pembatasan baru itu bisa membuat pebisnis bergegas atau berganti pesawat untuk tujuan lain.

    "Saya pikir ini langkah mundur yang sangat besar. Semua negara-negara maju di dunia memilikinya. Mengapa kita tidak?" kata pengguna BlackBerry warga Emirat Maisoon al-Iskandarani, 24, yang bekerja di bank internasional di Dubai. "Bagaimana Anda akan tetap berhubungan dengan klien dan kolega Anda?"


    AP | EZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?