Banjir di Pakistan, 90 Orang Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir Nowshera,Pakistan. AP/B.K.Bangash

    Banjir Nowshera,Pakistan. AP/B.K.Bangash

    TEMPO Interaktif, Islamabad - Badan urusan pengungsi PBB mengirimkan bantuan pertama untuk korban banjir di timur laut Pakistan, Kamis.

    Kantor berita negera Associated Press of Pakistan (APP) melaporkan, bantuan itu berupa 585 tenda, 2700 tikar plastik, 1760 set peralatan dapur, dan 4000 karpet.

    Pada saat yang sama, menurut APP, pejabat tinggi di Provinsi Khyber-Pakhtunkkhawa meminta bantuan kepada presiden Pakistan termasuk Ketua DPR Kiramatullah Khan dan para legislator agar Presiden Asif Ali Zardari mengirimkan perahu karet.

    Sediktinya 90 orang dilaporkan tewas sejak banjir meluap hari Rabu akibat musim penghujan, demikian keterangan pejabat di provinsi tersebut kepada CNN.

    Bashir Ahmed Bilour, pejabat di provinsi Khyber-Pakhtunkhawa, mengatakan banyak di antara korban yang tewas diakibatkan oleh air bah disertai luapan lumpur menyapu ratusan rumah di sekitar Lembah Swatt, distrik Shangla, dan Tank.

    Banjir juga merendam ribuan hektar tanaman dan lusinan gedung pemerintah, bisnis, dan sekolah, papar Bilour.

    Foto-foto dari Getty Images menunjukkan korban banjir berjuang menyeberang sungai yang meluap-luap di kota Nowshera. Gambar foto tersebut juga memperlihatkan anak-anak diangkut oleh perahu karet yang padat, sementara sebagian lainnya yang berbadan kuat membantu orang-orang jompo ke tempat lebih tinggi.

    Bantuan pertama dari lembaga PBB akan disalurkan ke dua desa yakni Talli dan Sultan Kot di Distrik Sibi.


    CNN | CHOIRUL  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.