Hamas Larang Toko Pakaian Pajang Underwear

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang model memeragakan pakaian dalam dengan alat hitung di Tokyo, (13/5). Alat hitung ini berfungsi sebagai pemantau batas waktu untuk menikah.   REUTERS/Yuriko Nakao

    Seorang model memeragakan pakaian dalam dengan alat hitung di Tokyo, (13/5). Alat hitung ini berfungsi sebagai pemantau batas waktu untuk menikah. REUTERS/Yuriko Nakao

    TEMPO Interaktif, Gaza – Kelompok pejuang Hamas melarang toko pakaian di Jalur Gaza memajang berbagai produk pakaian dalam (underwear), baik yang dipajang langsung menggunakan manekin maupun hanya berupa gambar.

    Aturan baru ini ditetapkan Hamas, kelompok yang mengontrol Gaza, sejak dua pekan lalu dengan alasan untuk melindungi moral publik. Sebelumnya Hamas juga melarang wanita merokok pipa air.    

    “Dilarang menempatkan berbagai gambar di dalam toko dan memajang pakaian di depan toko,” demikian pernyataan yang dikeluarkan Hamas, seperti dilaporkan Kamis (29/7).

    Seorang juru bicara Hamas kepada Reuters mengatakan, langkah ini untuk membendung komplain dan tekanan dari warga asli. “Mereka harus menyesuaikan dengan tradisi kita,” ujarnya.

    Tahun lalu Hamas berusaha mencegah pengacara perempuan tampil di persidangan tanpa menggunakan jilbab. Mereka juga melarang pria bekerja di salon perempuan. Mengenai hal ini, Hamas berkali-kali membantah bahwa larangan tersebut bukan untuk menerapkan hukum Islam di Gaza.

    BBC | SUNARIAH


       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.