Meski Berseteru, Kolombia Tak Hentikan Suplai Gas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hugo Chavez mengancam memotong suply minyak ke AS jika ada serangan militer dari Kolombia akibat perseteruan yang muncul atas tuduhan negaranya mengakomodir pemberontak Kolombia.  ANTARA/REUTERS/Miraflores Palace

    Hugo Chavez mengancam memotong suply minyak ke AS jika ada serangan militer dari Kolombia akibat perseteruan yang muncul atas tuduhan negaranya mengakomodir pemberontak Kolombia. ANTARA/REUTERS/Miraflores Palace

    TEMPO Interaktif, Bogota – Menteri Pertambangan dan Energi Kolombia Hernan Martinez mengatakan negaranya tak akan menghentikan supplai gas ke Venezuela saat ini meskipun hubungan kedua negara tengah memanas.

    Seperti dilaporkan hari ini, Selasa (27/7), Martinez mengungkapkan keputusan akhir tentang masalah ini belum dibuat. Presiden Kolombia Alvaro Uribe, lanjutnya, baru menginstruksikan pemerintahannya untuk menganalisa kemungkinan akibat yang ditimbulkan oleh perkembangan ke depan masalah ini.  

    Kepada stasiun radio “La FM” yang mewawancarainya, Martinez mengakui penghentian supplai gas ke Venezuela akan berdampak pada warga Venezuela, sebab selama ini Venezuela menggunakan gas untuk pembangkit listriknya.

    Hubungan kedua negara memanas setelah Kolombia menuduh tetangganya, Venezuela, memelihara kelompok pemberontak Kolombia di Caracas. Akibat tuduhan ini, Senin kemarin Presiden Venezuela Hugo Chavez mengancam akan menghentikan penjualan minyak ke Amerika, sekutu dekat Kolombia, jika tetangganya itu menggelar agresi militer.

    XINHUA | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.