Laporan Intelijen Inggris: Tidak Ada Kaitan Irak dan Al-Qaidah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London:Laporan yang bocor dari intelijen Inggris menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara Presiden Irak Saddam Husein dan Usamah bin Ladin. Soal ini dilansir BBC, Rabu (5/2). BBC menyatakan, mereka memiliki dokumen yang berkategori sangat rahasia yang ditulis oleh unit intelijen Kementerian Pertahanan tiga hari lalu. Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, George W. Bush, menuduh Irak terkait Al-Qaidah. Keterkaitan itu dianggap AS sebagai sebuah ancaman bagi Amerika, Inggris dan setiap orang yang mencintai kebebasan. Saddam sendiri menyangkal punya keterkaitan dengan Al-Qaidah, kelompok yang dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam serangan 11 September di Amerika Serikat. Dalam wawancara yang disiarkan Selasa (4/2) di Inggris, Saddam mengatakan, pihaknya tidak akan menyangkal kaitan dengan jaringan tersebut bila memang ada. BBC juga menyatakan, laporan yang bocor itu menulis, memang ada hubungan atara Irak dan Al-Qaeda di masa lalu. Namun, karena kehilangan kepercayaan satu sama lain dan berbeda ideologi maka hubungan itu pun berakhir. Berbicara di depan parlemen minggu lalu, Tony Blair menyatakan Inggris tidak memiliki bukti kaitan Irak dengan Al-Qaidah dalam hubungannya dengan serangan 11 September. Kami mengetahui kaitan antara Irak dan Al-Qaidah. Kami tidak memiliki bukti tegas atas hal itu, tambah Blair. (AP/Yophiandi)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.