Struktur Lingkaran Baru Ditemukan di Dekat Stonehenge  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stonehenge. AP Photo/Dave Caulkin

    Stonehenge. AP Photo/Dave Caulkin

    TEMPO Interaktif, London - Para ilmuwan yang meneliti daerah sekitar Stonehenge mengatakan, Kamis (21/7), mereka menemukan struktur berbentuk lingkaran beberapa meter dari situs tersebut.

    Stonehenge merupakan situs prasejarah di Wiltshire, Inggris. Stonehenge adalah lingkaran yang terbentuk dari batu-batu besar.

    Mengenai benda yang ditemukan tersebut, para ilmuwan masih belum sepakat. Tim survei yang menemukan struktur tersebut mengatakan itu diperkirakan sebuah fondasi lingkaran untuk kayu berdiri, semacam Stonehenge dari kayu.

    Namun, profesor arkeolog dari Bournemouth University di Inggris, Tim Darvil, meragukan perkiraan tersebut.  Darvil menduga struktur tersebut adalah sebuah makam di masa pra-sejarah.

    Darvill mengaku struktur lingkaran tersebut merupakan salah satu penemuan baru di sekitar Stonehenge yang menunjukkan masih banyak yang harus dipelajari dan seberapa besar sebenarnya situs tersebut.

    “Pada masanya, Stonehenge merupakan pusat seremonial terbesar di Eropa,” ujar Darvill.

    Situs Stonehenge yang ada sekarang diduga dibangun 3.500 tahun lalu. Namun, bangunan pertama di situs itu diperkirakan dibangun lebih dari 5.000 tahun lalu.

    Meski para peminat benda-benda kuno meneliti situs tersebut sejak abad 18, ekskavasi di kawasan tersebut saat ini sangat dibatasi. Para arkeolog telah menelisik kawasan situs dengan sensor magnet dan radar yang dibawa dengan traktor.

    Struktur baru tersebut ditemukan ketika pemindai mengidentifikasi sebuah kawasan berlubang yang dikelilingi lubang-lubang yang lebih kecil sekitar 900 meter dari Stonehenge. Dari lokasi penemuan struktur tersebut, Stonehenge masih bisa terlihat.

    Arkeolog dari University of Birmingham Henry Chapman yakin lubang-lubang kecil tersebut digunakan untuk melindungi sebuah lingkaran kayu dengan tinggi ‘sekitar tiga meter atau lebih’.

    Chapman menduga struktur yang baru ditemukan tersebut dibangun dan dimodifikasi di saat yang bersamaan dengan dibangunnya Stonehenge. Bahkan, struktur baru itu diduga juga memiliki fungsi seremonial atau religius.

    Namun, jenis upacara yang dilakukan di situs tersebut belum diketahui. Struktur baru tersebut menambah temuan makam-makam dan struktur misterius dari zaman Neolitikum lainnya di sekitar situs tersebut.

    AP| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.