Singapura Kembali Dilanda Banjir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir menggenangi Pertokoan di Singapura. (AP Photo/Jeffry Lim)

    Banjir menggenangi Pertokoan di Singapura. (AP Photo/Jeffry Lim)

    TEMPO Interaktif, Singapura  - Hujan deras yang mengguyur sejak kemarin pagi kembali membuat sejumlah wilayah di Singapura kebanjiran. Curah hujan yang mencapai 178,4 milimeter mengguyur sejumlah area di pusat kota. Banjir bandang itu memaksa petugas penyelamat mengevakuasi sekurangnya 60 orang yang terjebak banjir.

    Di sejumlah tempat, banyak rumah terendam, mobil-mobil mogok, pohon tumbang, toko-toko berantakan, dan bus umum terpaksa tak beroperasi. Badan Meteorologi Singapura mengatakan hujan deras diakibatkan oleh kondisi cuaca belakangan ini yang kurang stabil. "Terpengaruh badai Conson," demikian dikatakan lembaga itu seperti dilansir harian Negeri Singa, The Straits Times.

    Badan Air Nasional, Polisi, dan Pertahanan Sipil Singapura pun mencoba mengantisipasi kemungkinan terburuk dalam beberapa hari ke depan. Ketiga lembaga itu mengatakan telah mengerahkan personelnya guna memantau situasi di lapangan.

    Mereka memompa air, memantau ketinggian air di Waduk Marina, dan mengeluarkan tanda peringatan kepada warga akan kemungkinan adanya badai yang lebih besar. Pejabat setempat berharap warga juga membantu melaporkan situasi yang diakibatkan banjir.

    Kemarin Personel Pertahanan Sipil Singapura menyusuri sejumlah area yang terendam banjir sejak pukul 6 pagi. Evakuasi terhadap 60 orang dilakukan di 20 tempat, antara lain Bukit Timah, Braddell Road, dan Changi Road. Di dekat Thomson Plaza, ada 20 penumpang terjebak di dalam bus tingkat dan 10 truk terjebak banjir.

    "Macetnya luar biasa," kata Rosalyn Lazar, seorang warga setempat. "Sejam lebih kami duduk di mobil menunggu bantuan," kata Rosalyn, yang pintu mobilnya tak bisa dibuka lantaran nyaris separuh bodinya terendam air.

    Kejadian yang sama menimpa warga di Goodman Road, dekat Tanjong Katong. "Pagi-pagi kabin mobil kami sudah terendam," ujar Andy Lee, warga Jalan Goodman. Listrik pun dipadamkan. "Seumur-umur saya tidak pernah mengalami hal seperti ini," tutur Suzanna Chuang, seorang warga di Jalan Goodman yang rumahnya terendam air.
    Sementara itu, di Jalan Carlisle, pagi-pagi Jeraldine Lee sudah sewot melihat banjir. "Bangun pagi, air sudah di mana-mana," katanya.


    NST | BERNAMA | CNA | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.