Bom Bunuh Diri di Iran, 21 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bom bunuh diri Iran. AP Photo/Islamic Republic News Agency, IRNA

    Bom bunuh diri Iran. AP Photo/Islamic Republic News Agency, IRNA

    TEMPO Interaktif, Teheran - Sedikitnya 21 orang tewas, termasuk pasukan elite Pengawal Revolusi, dan mencederai 100 lainnya akibat serangan bom bunuh diri di masjid utama kaum Shia di kota Zahedan, selatan Iran, Kamis. Demikian dilaporkan media Iran.

    Kelompok pemberontak Suni, Jundollah mengaku berada di balik serangan, mengatakan kepada televisi Al Arabiyah melalui email bahwa serangan tersebut sebagai bentuk balas dendam atas eksekusi terhadap pemimpin Jundullah, Abdolmalek Rigi.

    Rigi beberapa waktu lalu digantung oleh pemerintah Iran setelah terbukti melakukan serangan mematikan. Jundollah mengatakan akan terus berjuang memperoleh hak-hak kelompok minoritas Muslim Suni.

    Serangan bom bunuh diri terjadi di dekat Masjid Agung Zahedan dilakukan oleh keluarga dekat Rigi.

    "Kelompok tersebut mengatakan serangan bunuh diri dilakukan oleh Abdolbaset Rigi dan Mohammad Rigi," kata Al Arabiyah.

    "Akibat dua ledakan di Zahedan lebih dari 20 orang tewas dan lebih 100 lainnya cedera," ujar Fariborz Rashedi, Kepala Unit Darurat di Provinsi Sistan-Baluchestan kepada kantor berita IRNA.


    REUTERS | CHOIRUL



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.