Gadis Tiga Tahun di Cina Merokok Satu Bungkus Tiap Hari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    Foto ilustrasi. Dok: StockXpert

    TEMPO Interaktif, Beijing - Berita mengenai bocah berusia dua tahun asal Indonesia yang kecanduan merokok telah mengguncang dunia. Kini, seorang anak perempuan berusia 3 tahun di Cina yang disorot media massa karena kecanduan merokok.

    Seperti bocah asal Indonesia, anak perempuan dari Cina yang berinisial Y tersebut dikabarkan sangat marah jika tidak diberi rokok.

    Namun, berbeda dengan kesehatan bocah asal Indonesia yang sehat, anak perempuan dari Cina tersebut kesehatannya tidak baik. Sebab, anak perempuan itu sempat koma selama lima hari setelah ditabrak sebuah truk pada Februari 2009.

    Anak perempuan itu keluar dari rumah sakit Juni tahun lalu. Setelah keluar dari rumah sakit, anak tersebut diam-diam mulai merokok dan mencuri uang dari orangtuanya untuk membeli rokok. “Seperti membeli permen,” ujar ibu sang anak, Gao.

    Ibu si anak tersebut mengatakan anaknya merokok satu bungkus (sekitar 12) per hari sejak Oktober. Upaya orangtua untuk menghilangkan kebiasaan anak tersebut pun gagal.

    Salah seorang dokter mengatakan anak perempuan itu trauma setelah ditabrak truk. Rokok, lanjut dokter, membuat anak perempuan tersebut merasa 'lebih nyaman'. Anak perempuan itu juga minum minuman beralkohol. Ibu sang anak telah membawa anaknya ke psikiater untuk menyembuhkan ketergantungan terhadap rokok dan alkohol.


    XINHUA| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.