Netanyahu Bakal Diperiksa Soal Mavi Marmara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. AP/Uriel Sinai

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. AP/Uriel Sinai

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Panel investigasi kasus Mavi Marmara yang dibetuk pemerintah israel akan meminta keterangan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 9 Agustus.

    Proses erupa juga akan berlaku pada Menteri Pertahanan Ehud Barak dan panglima militer Jenderal Gabi Ashkenazi pada 10 dan 11 Agustus. Ketiga pejabat itu akan memberikan kesaksian di bawah sumpah. “Komisi sekrang menerima dan sedang mempelajari beberapa dokumen yang ddiperlukan,” kata komite investigasi itu dalam pernyataan tertulisnya.

    Kemarin tim ini menyimpulkan telah terjadi kesalahan dalam pelabagai keputusan terkait operasi ke kapal Mavi Marmara. Mereka juga menyebutkan perencanaan yang dibuat juga tidak matang sehingga tidak siap mengantisipasi perlawanan yang terjadi.

    Insiden itu berlangsung akhir Mei lalu. Sebanyak 19 orang tewas dan 36 lainnya cedera saat pasukan komando angkatan laut Israel menyerbu ke atas Mavj Marmara yang berbendera Turki.

    Haaretz/Faisal Assegaf




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.