Pria Bertopeng Menghabisi Nyawa Mantan Pemberontak Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bagdad -  Sejumlah pria bertopeng menghabisi nyawa seorang karyawan pemerintah Irak dukungan milisi Suni dan empat anggota keluarganya di selatan Bagdad.

    Khudair Awad al-Jubouri pemimpin lokal Sahwa alias Putra Irak, adalah mantan pemberontak milisi Suni yang kini berbalik arah melawan al-Qaidah dan menyulut konflik sektarian di Irak.

    Seluruh kekerasan turun drastis sejak muncul konflik sektarian 2006-07, namun ketegangan kembali bergulir usai pemilihan umum parlemen yang menghasilkan pemipin tak jelas. Serangan masih berlangsung hampir setiap hari dengan sasaran para karyawan pemerintah dan anggota Sahwa.

    Polisi mengatakan Jubouri tewas, Senin, berikut istri dan tiga anggota keluarganya ketika sejumlah pria bertopeng menyerang kediamannya di Yusufiya sekitar 20 kilometer selatan Bagdad.

    "Informasi yang kami terima, sejumlah pria bersenjata menutup wajahnya dengan topeng memasuki rumah dan menembak mati dia, istri dan tiga anaknya dengan senjata otomatis. Selanjutnya mereka melarikan diri," kata pejabat militer yang tak bersedia disebutkan namnya.

    Polisi menuduh pelaku pembunuhan adalah al-Qaidah. Yusufiya adalah daerrah utama yang dikuasai oleh al-Qaidah hingga kini. Di kawasan ini, para anggota Sahwa dan pasukan keamanan menjadi sasaran serangan.

    REUTERS | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.