HRW Tagih Janji Noynoy Aquino  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Filipina terpilih Benigno Aquino III. AP Photo/Bullit Marquez

    Presiden Filipina terpilih Benigno Aquino III. AP Photo/Bullit Marquez

    TEMPO Interaktif, Manila - Kelompok pemantau hak asasi Human Rights Watch (HRW) hari ini menagih janji Presiden baru Filipina Benigno “Noynoy” Aquino untuk menghentikan praktek pembunuhan oleh politisi.

    “Aquino perlu membuktikan janjinya dengan segera mengambil tindakan menyetop pembunuhan, menahan para pembunuh, dan dalang-dalangnya,” kata Elaine Pearson, pelaksana direktur HRW untuk wilayah Asia. Ia menambahkan banyak para penguasa di sejumlah provinsi memakai milisi bersenjata dan polisi sebagai kekuatan mereka.

    Sejak Aquino diresmikan sebagai pemenang pemilihan presiden bulan lalu, HRW mencatat sudah empat wartawan, dua pegiat sayap kiri, dan satu saksi pemilu tahun lalu yang dibunuh. Pasukan keamanan dan milisi bersenjata yang disewa para politisi dituding sebagai pelaku dalam sebagian besar kasus pembunuhan yang terjadi.

    Selama kampanye pemilihan presiden, Aquino berjanji menegakan hukum dan menciptakan perdamaian di Filipina Selatan. Selama beberapa dekade ratusan pembunuhan dan penghilangan paksa tidak pernah diusut. Hanya enam kasus yang sampai ke pengadilan dengan 11 narapidana yang seluruhnya bukan anggota militer.

    Canadian Press/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.