Seluruh Tim Inspeksi PBB Meninggalkan Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Seluruh 136 orang anggota Tim Inspeksi Senjata PBB meninggalkan Bagdad setelah mendapatkan perintah untuk meninggalkan Irak, sehubungan dengan kemungkinan perang yang semakin besar. Mereka, seperti dilaporkan kantor berita AFP, meninggalkan Irak melalui Bandar Udara Internasional Saddam, Bagdad, Selasa (18/3).

    Seluruh anggota pemeriksa yang terdiri dari 56 ahli dan 80 staf pendukung dari Komisi Monitoring, Verifikasi, dan Inspeksi PBB (UNMOVIC), dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terbang dengan menumpang pesawat Boeing 727 menuju ke Siprus. "Kami semua harus pergi," kata juru bicara Tim Inspeksi Hiro Ueki.

    Sumber dari PBB mengatakan, penerbangan kedua akan mengggunakan pesawat Hercules C130, untuk mengangkut staf PBB lainnya ke pangkalan terdekat di Larnaca, Siprus.

    Sekretaris Jendral PBB Kofi Annan, hari Senin (17/3) memerintahkan evakuasi terhadap para pengawas PBB dan staf kemanusiaan dari Irak, serta menghentikan untuk sementara perdagangan minyak untuk bahan pangan (oil for food), yang memungkinkan Bagdad mengekspor minyak dengan imbalan mendapatkan kebutuhan pokok.

    Selasa (18/3) pagi, Presiden Amerika Serikat George W. Bush memberikan waktu 48 jam bagi Saddam Hussein untuk meninggalkan negaranya, atau Irak akan diserang. (Indra Darmawan Tempo News Room)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.