Ulama Malaysia Beda Pendapat Soal ESQ

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Dimas Aryo

    TEMPO/ Dimas Aryo

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Fatwa haram yang dikeluarkan mufti wilayah persekutuan Malaysia pada 17 juni lalu terhadap pelatihan manajemen diri ESQ mendapat tanggapan yang berbeda di kalangan ulama Malaysia. Walaupun beberapa orang mufti mengeluarkan pendapat mendukung pelaksanaan ESQ, mayoritas tokoh agama di Malaysia memilih bersikap hati-hati dengan menyatakan akan mengkaji ESQ terlebih dahulu sebelum mengeluarkan fatwa.

    Dalam rilis yang diterima Tempo, sebanyak empat orang mufti wilayah memberikan fatwa ESQ boleh dilanjutkan di empat negara bagian.

    Mufti wilayah Pulau Pinang, Hassan Ahmad, mempersilakan ESQ untuk melanjutkan kegiatannya di wilayah Pulau Pinang. “Adalah dimaklumkan bahwa lembaga ini tiada halangan bagi pelaksanaan ESQ di Pulau Pinang, dengan syarat sentiasa mematuhi arahan dan nasehat Dewan Syariah ESQ,” jelas Mufti Pulau Pinang dalam surat bernomer JMNPP/19/0012/001(83).

    Pendapat senada juga dikeluarkan mufti negara bagian Pahang, Abdul Rahman Osman. “Mufti Pahang tiada apa-apa halangan untuk tuan melaksanakan program ESQ Training di negara bagian Pahang,” katanya dalam surat bernomer (37)SSM PHG 03/0005 JLD.22

    Begitu juga pernyataan Mufti Kedah, Syeikh Muhamad Baderudin Ahmad, dalam suratnya (04) JMNK (F) 602 Jld 17. “Lembaga ini tiada halangan bagi ESQ Training dilaksanakan di Kedah, selagi tidak bertentangan dengan akidah Islam.”

    Dukungan terhadap pelaksanaan ESQ juga disampaikan mufti negara bagian Perak, Harussani Zakaria. Dalam suratnya bernomer M.N. Pk. A 351.PTA/01/41 Jld.3 (8), tertulis, “Lembaga ini tiada halangan bagi pelaksanaan ESQ Training di Perak, karena ESQ tidak bertentangan dengan akidah ahlussunnah wal-jama’ah.”

    Namun begitu, mufti negara bagian Terengganu, Negeri Sembilan dan Serawak menyatakan akan membuat penelitian terlebih dahulu sebelum mengelurakan fatwa.

    MASRUR (KUALA LUMPUR)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.