Presiden Ramos Horta Tak Ingin Timor Leste Jadi Pulau Penjara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ramos Horta. TEMPO/Muradi

    Ramos Horta. TEMPO/Muradi

    TEMPO Interaktif, Sydney - Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengatakan mendukung rencana pemerintah Australia untuk menjadikan Timor Leste sebagai pusat regional untuk pemrosesan pencari suaka. Namun Horta tidak ingin negaranya yang kecil dan miskin itu seakan menjadi pulau penjara.

    Horta mengatakan Perdana Menteri Australia Julia Gillard telah menyampaikan proposal tersebut kepada pihaknya, tetapi sejauh ini ada beberapa yang belum detil. "Pada prinsipnya saya mendukung rencana Australia itu," kata Horta yang berbicara kepada televisi Australia, Rabu waktu setempat.

    Menurut Horta, nantinya tidak semua orang dapat diberikan suaka. Pihaknya tidak ingin Timor Leste menjadi pulau penjara untuk para pengungsi yang melarikan diri dari kekerasan.

    "Saya tidak akan memberi suaka pada orang-orang yang seperti itu, misalnya dari Afganistan atau apa pun," kata Horta. "Tapi secara sementara, sehingga mereka dapat dikirim ke negara ketiga di mana yang bersangkutan dapat memulai hidup dengan martabat dan dengan janji masa depan yang lebih baik."

    Gillard sebelumnya mengatakan pemerintahnya berharap kehadiran pusat pemrosesan pencari suaka di Timor Leste itu nantinya bisa efektif dalam memberangus maraknya bisnis penyelundupan manusia. Kalau manusia perahu tetap ngotot, pihaknya akan membawa mereka ke pusat suaka.


    AP l BASUKI RAHMAT

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.