India Terjunkan Tentara ke Kashmir Atasi Rusuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menangkap seorang aktivis dari Gerakan Massa Jammu Kashmir saat protes di Srinagar, India, Rabu (17/6). Protes dipicu oleh kematian dua perempuan muda, penduduk setempat yang diperkosa dan dibunuh oleh tentara India. AP Foto/Mukhtar Khan

    Polisi menangkap seorang aktivis dari Gerakan Massa Jammu Kashmir saat protes di Srinagar, India, Rabu (17/6). Protes dipicu oleh kematian dua perempuan muda, penduduk setempat yang diperkosa dan dibunuh oleh tentara India. AP Foto/Mukhtar Khan

    TEMPO Interaktif, Srinagar -India hari ini telah menerjunkan tentaranya ke ibukota Kashmir, Srinagar, untuk pertamakalinya dalam hampir dua dekade buat membrangus demonstrasi anti-India yang telah menewaskan 15 orang dalam sepekan terakhir. Kekerasan dari kerusuhan demo itu telah mengancam stabilitas kawasan tersebut.

    Para prajurit dipanggil setelah polisi gagal mengendalikan protes jalanan beberapa pekan di wilayah sengketa yang sangat penting untuk hubungan damai antara India dan Pakistan. Sebagian besar korban tewas karena tembakan polisi.

    Sementara penduduk setempat mengatakan bahwa aksi protes adalah spontan, pemerintah India menuding Lashkar-e-Taiba, sebuah kelompok militan berbasis di Pakistan yang telah dituduh melakukan serangan di Mumbai 2008, berada di balik protes terbaru tersebut. Aksi-aksi demonstrasi kali ini adalah yang terbesar sejak 2008 ketika kekerasan protes anti-India merenggut nyawa sekitar 40 orang.

    "Pemerintah India tidak ingin mengulangi apa yang terjadi pada tahun 2008 ketika merasa sangat malu dengan apa yang mereka sebut militer kehilangan kendali sejak awal," kata Noor Ahmed Baba, Dekan Ilmu Sosial di Universitas Kashmir.

    Pastinya, kekerasan itu bisa merugikan suatu proses perdamaian sementara sejak terjadinya serangan di Mumbai. Baik India maupun Pakistan mengklaim kawasan Kashmir secara penuh namun akhirnya berbagi kekuasaan di sana.

    Reuters | dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.