Serangan Bom dan Mortir Tewaskan Enam Warga Syiah Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peziarah Syi'ah mengibarkan bendera Irak saat memperingati wafatnya Imam Moussa Kadhim di Baghdad, Irak, Selasa (67). AP Photo / Khalid Mohammed

    Peziarah Syi'ah mengibarkan bendera Irak saat memperingati wafatnya Imam Moussa Kadhim di Baghdad, Irak, Selasa (67). AP Photo / Khalid Mohammed

    TEMPO Interaktif, Bagdad - Serangan bom dan mortir menewaskan enam warga Syiah dan melukai 37 orang lainnya, Selasa (6/7). Insiden terjadi ketika para jemaah tengah beribadah memperingati wafatnya seseorang yang dinilai suci oleh kaum Syiah.

    Serangan terjadi di tempat yang sama ketika lima tahun lalu 1.000 orang tewas dalam kekacauan di sebuah jembatan ketika warga berebutan menuju makam Imam Moussa al-Kadhim di Distrik Kadhimiya.

    Polisi mengatakan tiga jemaah tewas dan delapan orang lainnya terluka pada Selasa setelah dua mortir menghunjam beberapa meter dari makam.

    Satu jemaah tewas dan sembilan orang lainnya terluka ketika mereka berjalan menuju Kadhimiya saat tiga mortir menghantam Distrik Shula di sebelah barat laut Bagdad.

    Di New Bagdad, bom di jalan menewaskan dua jemaah dan melukai lima orang lainnya.

    Polisi mengatakan 15 jemaah lainnya terluka dalam empat bom di jalan seantero Baghdad.

    Kejahatan di Irak menurun tajam sejak titik puncak kekerasan berbau sektarian pada 2006-2007. Tetapi, serangkaian serangan kerap terjadi karena para pemberontak memanfaatkan kondisi vakum setelah pemilihan umum 7 Maeret tidak menghasilkan pemenang.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.