Australia Buka Pusat Suaka di Dili  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Australia Julia Gillard. AP Photo/Rick Rycroft

    Perdana Menteri Australia Julia Gillard. AP Photo/Rick Rycroft

    TEMPO Interaktif, CANBERRA -Australia berencana akan membuka Pusat Pemrosesan Pencari Suaka di Timor Leste. Hal itu dikatakan Perdana Menteri Australia Julia Gillard Selasa (6/7) kemarin di Canberra. Katanya Canberra sedang berunding dengan Dili untuk membuka pusat suaka itu. "Jika disepakati [pusat pemrosesan suaka] ini akan menjadi bagian dari strategi kunci pemerintah," ujarnya.

    Selain berunding dengan Presiden Timor Leste Ramos Horta, Gillard juga berbicara dengan Perdana Menteri Selandia Baru John Key. "Keduanya setuju dengan ide ini," katanya. Ia berharap kehadiran pusat pemrosesan ini bakal efektif dalam memberangus maraknya bisnis penyelundupan manusia. "Biar para penyelundup itu tak punya dagangan lagi," tuturnya, lagi. Kalau manusia perahu ini tetap ngotot? "Kami akan bawa mereka ke pusat suaka."

    Namun Gillard membantah jika disebut dirinya tunduk pada lobi kelompok anti-imigran. "Kalau menyamakan warga Australia yang menolak imigran sebagai orang udik jelas itu salah," tuturnya. Maklumlah isu pendatang haram ini senantiasa menjadi isu nasional yang kontroversial di Negeri Kanguru ini meski jumlah tak sampai 2 persen dari para pendatang yang telah melewati proses imigrasi.

    Adapun pemimpin kelompok oposisi Tony Abbott menegaskan bahwa pihaknya menentang kehadiran manusia perahu di perairan Australia. Abbott mengatakan bakal mengembalikan pusat pemrosesan suaka di  sejumlah negara Pasifik seperti Nauru atau Papua Nugini. "Ini strategi suaka kami," ujar Abbott. Masalah suaka kini menjadi isu yang hangat menjelang pemilu pada tahun ini.

    | AP | CHANNELNEWSASIA | ANDREE PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.