AS: Ada 650 Ribu Ton Artileri di Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat di Irak memperkirakan, setidaknya butuh waktu lima tahun untuk menghancurkan 650 ribu ton artileri yang ada di Irak. “Saat ini ada 650 ribu ton artileri di Irak dan kami duga akan terus bertambah hingga 1 juta ton,” kata Kolonel Bill Darley. “Hanya untuk perbandingan, di AS terhitung ada 1,8 juta ton artileri. Berarti Irak memiliki sepertiga, bahkan bisa mencapai separuhnya,” lanjutnya.

    Darley mengungkapkan, pasukan koalisi telah memusnahkan 100 ton artileri per hari selama bulan lalu. “Gudang yang telah kami temukan lebih dari 100,” kata Darley. Sejumlah tindakan pengamanan telah dilakukan untuk mencegah orang masuk ke dalam gudang-gudang ini.

    Pasukan koalisi pimpinan AS berhasil menggulingkan Rezim Saddam Hussein April lalu, dengan menghabiskan dana miliaran dollar AS. Sebelum perang berkecamuk, senjata dan amunisi itu disalurkan oleh Rezim Sadddam kepada militer dan pasukan paramiliter dengan harapan akan terjadi perang kota dengan sistem gerilya.

    AFP/Poernomo G. Ridho - Tempo News Room


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.