Truk Tangki Tabrakan Tewaskan 200 Orang di Kongo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga kota Sange, Kongo timur, berjalan melewati puing-puing truk tanker yang terakar. AP Photo / Hofer Marc

    Seorang warga kota Sange, Kongo timur, berjalan melewati puing-puing truk tanker yang terakar. AP Photo / Hofer Marc

    TEMPO Interaktif, Kinshaha -Sedikitnya 200 orang dilaporkan tewas dan 100 orang lainnya terluka akibat sebuah truk tangki penuh minyak bertabrakan dan meledak di bagian timur Republik Demokratik Kongo pada Jum'at tengah malam (dinihari tadi WIB). Demikian seorang pejabat pemerintah tadi siang.

    Seorang juru bicara untuk misi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kongo menyatakan dia telah mengecek laporan yang menyebutkan lima orang anggota pasukan perdamaian tewas dalam ledakan itu begitu mereka mencoba mencegah orang mendekat ke tangki yang terbakar.

    “Itu suatu kecelakaan ketika sebuah truk bertabrakan dan minyak mulai tumpah berceceran di jalan...Sejauh ini mungkin lebih dari 200 orang tewas dan sekitar 100 orang lainnya terluka –serius akibat terbakar,” kata Marcellin Cisambo, gubernur provinsi Kivu Selatan di lokasi kejadian.

    Laporan lain oleh Telegraph menyebutkan jumlah korban tewas sedikitnya 100 orang, kebanyakan di mereka yang tinggal di rumah-rumah petak di desa Sange.

    “Beberapa orang tewas yang tewas berebut mencoba menadahi minyak yang berceceran, tapi sebagian besar korban yang tewas adalah orang yang tengah berada di halaman nonton bareng siaran pertandingan sepak bola (Piala Dunia) yang kebetulan dekat kecelakaan,” tutur Cisambo. Kecelakaan tragis itu berlokasi di jalan antara ibukota provinsi Bukavu dan kota Uvira, sebuah kota di selatan yang berbatasan dengan Burundi.

    Reuters | Telegraph | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.