Meksiko Cabut Status Siaga Flu Babi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penonton pertandingan bola antara Santos dan Curitiba di Cascavel, diwajibkan memakai masker (6/8). Cascavel  merupakan wilayah dengan penderita flu babi terbanyak di Brasil. Foto: AP/Valterci Santos

    Para penonton pertandingan bola antara Santos dan Curitiba di Cascavel, diwajibkan memakai masker (6/8). Cascavel merupakan wilayah dengan penderita flu babi terbanyak di Brasil. Foto: AP/Valterci Santos

    TEMPO Interaktif, Meksiko City – Setelah berlangsung 14 bulan lamanya, pemerintah Meksiko akhirnya mencabut status bahaya untuk flu babi.

    Menteri Kesehatan Meksiko Jose Angel Cordova, seperti dilaporkan Rabu (30/6),mengatakan sampai Oktober 2009, 90 persen dari kasus influenza yang terjadi adalah flu babi. Tapi pada Mei lalu, jumlah itu berkurang hingga 10 persen.

    Kendati dicabut, ujar Cordova, pemerintah akan terus memantau kasus flu. Dengan dicabutnya status ini, maka proses untuk memperoleh obat kembali normal setelah sebelumnya  dipercepat oleh pemerintah untuk melawan virus.

    Tak hanya di Meksiko, penyebaran flu babi yang disebabkan oleh virus H1N1 ini,juga dinyatakan berkurang di beberapa negara di dunia dalam beberapa bulan ini. Sebelumnya akibat virus mematikan itu, 17.800 orang di lebih dari 200 negara meninggal. Sedangkan di Meksiko, tempat virus ini berasal, terdapat 72.546 orang yang terjangkit dan 1.289 di antaranya mengalami fatal. Flu babi pertama terdeteksi di Meksiko pada April 2009. Tapi kini Meksiko telah memvaksin sekitar 27 jutanya.

    THE STAR | SUNARIAH



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.