Perdana Menteri Kamboja Terjangkit Flu Babi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. AP Photo/Heng Sinith

    Perdana Menteri Kamboja Hun Sen. AP Photo/Heng Sinith

    TEMPO Interaktif, Phnom Penh – Perdana Menteri Kamboja Hun Sen hari ini, Rabu (30/6), dilaporkan terjangkit virus mematikan, H1N1. Tak hanya Hun Sen, virus yang dikenal dengan sebutan flu babi itu juga menjangkiti tiga anggota kabinet Kamboja lainnya.

    Namun menurut kementrian kesehatan Kamboja, kondisi Hun Sen saat ini sudah pulih setelah dirawat selama beberapa hari. Hun Sen, 59 tahun, menjalani perawatan darurat setelah mengikuti pertemuan kabinet mingguan, Jumat pekan lalu.  

    “Setelah dirawat oleh dokter spesialis, kesehatan Perdana Menteri Hun Sen kembali normal,” demikian pernyataan kementrian kesehatan. Pekan lalu Hun Sen memang dilaporkan tengah mengidap demam dan flu, sehingga tak bisa menghadiri upacara peringatan ke-59 Partai Rakyat Kamboja.  

    “Perdana Menteri Hun Sen membatalkan sejumlah agendanya karena kesehatan” kata juru bicara pemerintah Khieu Kanharith. Dia menambahkan, Hun Sen saat ini masih menjalani perawatan, tapi tidak dijelaskan jenis perawatan itu.

    Adapun ketiga menteri yang menderita penyakit serupa, yakni wakil perdana menteri Yim Chhay Ly, menteri Chhay Than dan Tao Senghour. Namun tidak diketahui bagaimana kondisi mereka saat ini.

    Hun Sen dan ketiga menterinya bukanlah orang pertama yang terjangkit flu babi di Kamboja. Sebelumnya tercatat 600 orang terjangkiti dan 6 di antaranya meninggal.

    STRAITS TIMES | AP | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.