Kaum Homo Ramaikan Pertemuan G20 di Kanada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa memakai topeng Perdana Menteri Kanada Stephen Harper saat berlangsungnya pertemuan G20 di Toronto, Kanada.[REUTERS/Mark Blinch]

    Pengunjuk rasa memakai topeng Perdana Menteri Kanada Stephen Harper saat berlangsungnya pertemuan G20 di Toronto, Kanada.[REUTERS/Mark Blinch]

    TEMPO Interaktif, Toronto - Sejumlah polisi dari berbagai kesatuan siaga di jalan-jalan untuk mengamankan pertemuan G20 pekan ini di Toronto, Kanada. Kaum gay unjuk rasa dengan cara berkarnaval di pusat perbelajaan untuk menarik perhatian para pemimpin negara agar bersedia membicarakan isu-isu minoritas.

    Mereka berpakaian macam-macam, mulai jean, celana pendek dari rumput, dan celana ketat warna pink. Lebih dari 100 demonstran berjoged melintasi jalan beberapa blok dari tempat para pemimpin G20 negara-negara maju dan berkembang akan mengadakan pertemuan pekan ini.

    "Kami aneh, ganjil, kami menyenangkan, kami menentang G20," teriak mereka seperti disaksikan dua lusin polisi bersepeda untuk berpatroli memecah formasi karnaval. Tak urung sedikitnya satu sepeda polisi dijatuhkan pengunjuk rasa.

    Seorang pengunjuk rasa mengenakan pakaian ketat, belati, dan muka bercat pink, bertopeng kepala Perdana Menteri Stephen Harper menari-nari mengikuti irama drum. Para pengunjuk rasa mengatakan mereka mencoba menarik perhatian akan hak-hak seluruh kaum minoritas yang terpinggirkan disebabkan jender, seksual atau status sosioekonomi.

    Untuk mengamankan jalannya pertemuan internasional, pemerintah Kanada menghabiskan dana US$980 juta atau setara dengan Rp 8,8 triliun.

    Kelompok Delapan atau G8 akan bertemu di kota Huntsville, Ontario, berjarak 215 kilometer utara Toronto pada 25-26 Juni. Sementara pertemuan G20 diadakan pada 26-27 Juni di Toronto.

    Para demonstrans berjanji tetap menjaga demonstrasi dengan damai meskipun ada beberapa aktivis melakukan kekerasan sehingga memancing bentrok dengan polisi.


    REUTERS | CHOIRUL   


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.