PBB Bentuk Panel Soal Perang di Sri Lanka

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Sri Lanka mengangkat bangkai pesawat yang di gunakan Macan Tamil untuk melakukan penyerangan ke Colombo usai di tembak jatuh di Utara Colombo, Sabtu (21/2). AP Photo/Eranga Jayawardena

    Pasukan Sri Lanka mengangkat bangkai pesawat yang di gunakan Macan Tamil untuk melakukan penyerangan ke Colombo usai di tembak jatuh di Utara Colombo, Sabtu (21/2). AP Photo/Eranga Jayawardena

    TEMPO Interaktif, New York - Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa, Ban Ki-moon membentuk sebuah panel untuk meneliti atas dugaan pelanggaran HAM berat selama babak puncak perang saudara Sri Lanka pada 2009 lalu.

    Juru bicara Ban Ki-moon di markas PBB kemarin menuturkan tiga orang anggota panel bakal memberi masukan bagaimana memberlakukan para tersangka pelanggar HAM berat tersebut. PBB menaksir lebih dari 7 ribu warga sipil tewas dalam konflik bersenjata selama lima bulan antara tentara pemerintah Sri Lanka dan pemberontak Macan Tamil.
    Sejumlah kelompok HAM internasional menuduh kedua belah pihak melakukan kejahatan perang. Namun hal itu dibantah.

    Toh beberapa waktu lalu kelompok-kelompok pembela HAM melansir apa yang mereka sebut foto-foto dan video para korban tentara pemerintah yang mengeksekusi para pemberontak Tamil, dan kesaksian pengeboman tanpa pandang bulu terhadap ratusan warga sipil.

    Sedangkan pihak gerilyawan dituduh menggunakan banyak warga sipil sebagai tameng hidup dan membunuhi mereka yang mencoba lari dari zona konflik berdarah tersebut.

    Tercatat konflik di ujung anak benua Asia yang berlangsung selama 37 tahun itu akhirnya berakhir tahun lalu dengan kekalahan Macan Tamil. PBB memperkirakan hingga 2009 sebanyak 100 ribu orang tewas.

    BBC|dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.