Sudan Tangkap Kembali Pembunuh Pejabat Amerika Serikat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Khartoum - Pejabat keamanan Sudan menangkap kembali seorang dari empat pria yang melarikan diri dari penjara setelah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan membunuh seorang pejabat bantuan kemanusiaan Amerika Serikat dan sopirnya, demikian laporan koran setempat, Selasa.

    Tak ada pejabat bersedia memberikan komentar terhadap peristiwa yang dimuat oleh harian Khartoum Akhbar al-Yawm.

    "Kantor Intelijen dan Keamanan Nasional menangkap tahanan yang melarikan diri Abdel Raouf Abu Zaid Mohamed Hamzah, salah seorang dari empat pria yang dijatuhi hukuman mati karena membunuh diplomat John Granville dan sopirnya berkebangsaan Sudan Abdelrahman Abbas," demikian koran mengutip "sumber yang dapat dipercaya."

    Koran ini menyebutkan, buronan ditangkap di Khartoum, ibu kota Sudan tetapi tak disebutkan detail bagaimana penahanannya.

    Granville dan sopir Abdelrahman Abbas Rahama, keduanya karyawan U.S. Agency for International Development (USAID), ditembak sepulang dari merayakan Tahun Baru di Khartoum, 1 Januari 2008.

    Abdel Raouf, putra seorang ulama Islam terkenal, dijatuhi hukuman mati bersama tiga rekannya atas tuduhan pembunuhan. Keempatnya menolak tuduhan pembunuhan, pengakuan yang ada dalam rekaman merupakan hasil dari penyiksaan. Jaksa menyatakan mereka merupakan para ekstrimis.

    Keempatnya melarikan diri dari penjara Kober Khartoum melalui pipa gorong-gorong awal bulan ini dan menembak mati seorang petugas kepolisian sehingga mereka lolos dari pos pemeriksaan dan keluar kota, kata polisi.

    Kedutaan besar Amerika Serikat di Khartoum meminta investigasi bagaimana keempat pria bisa lolos dari penjara yang terkenal paling aman di Sudan.


    REUTERS | CHOIRUL

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.