Puing Pesawat yang Bawa Bos Tambang Australia Ditemukan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ken Talbot (kanan atas) dan lima bos dari perusahaan pertambangan di Australia seperti Gindalbie, Sundance Resources, dan Western Areas. REUTERS/Sundance Resources

    Ken Talbot (kanan atas) dan lima bos dari perusahaan pertambangan di Australia seperti Gindalbie, Sundance Resources, dan Western Areas. REUTERS/Sundance Resources

    TEMPO Interaktif, Yaounde - Regu penyelamat menemukan sekitar sembilan sampai 10 jenazah di bekas puing-puing pesawat yang membawa para eksekutif perusahaan pertambangan asal Australia yang hilang di hutan di Afrika. Hal tersebut diungkapkan otoritas Kamerun, Senin (21/6).

    Kementerian Informasi Kamerun mengatakan puing-puing tersebut ditemukan di Republik Kongo atau sekitar 10 kilometer dari perbatasan dengan Kamerun. Kamerun dan Republik Kongo telah mencari pesawat tersebut sejak pesawat itu menghilang akhir pekan lalu.

    Pesawat jet pribadi tersebut membawa 11 penumpang termasuk salah satu orang terkaya di Australia yang merupakan pengusaha pertambangan, Ken Talbot. Pesawat tersebut juga membawa lima bos dari perusahaan pertambangan di Australia seperti Gindalbie, Sundance Resources, dan Western Areas.

    “Hingga saat ini, antara sembilan sampai 10 jenazah telah ditemukan,” ujar Menteri Informasi Kamerun Issa Tchiroma Bakary saat konferensi pers di ibukota Kamerun, Yaounde.

    Menurut Bakary, jenazah tersebut belum bisa diidentifikasi dan pemerintah setempat masih menanti hasil penyelidikan kotak hitam pesawat untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.