Tiba di Dili tanpa Uang, Warga Kenya Diajak 'Nginap' di Rumah Presiden  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dili - Nasib mujur memang tidak pernah bisa ditebak. Setidaknya itu yang terjadi pada warga Kenya Philimon Rotich ketika berada di Timor Leste. Meski tidak punya uang ketika tiba di Dili, Rotich akhirnya diajak malah menginap di rumah salah satu negara termuda tersebut serta memenangkan lomba maraton.

    Rotich, 33 tahun, tiba di Bandara Dili pada Jumat lalu tanpa uang US$ 40 (Rp 36 ribu) untuk visa atau akomodasi. Namun, dia melihat Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta di bandara.

    “Itu rencana Tuhan. Di negara saya sendiri, saya tidak pernah bertegur sapa dengan presiden saya. Jadi, saya sangat senang bisa bertemu presiden (Timor Leste) dan menyalaminya. Ia juga memutuskan agar saya datang ke rumahnya,” ujar Rotich kepada Reuters dalam bahasa Inggris yang tidak fasih, Senin (21/6).

    Rotich, yang mengetahui lomba setengah maraton di Timor Leste dari internet, memenangkan lomba berjarak 21 kilometer pada Ahad. Ia pun akhirnya meraih medali emas dan hadiah US$ 5.000 (Rp 45 juta).

    “Di sana sangat panas dan saya juga takut dengan anjing liar di jalanan,” ujar Rotich.

    Rotich mengaku tidak berlatih secara intensif untuk kompetisi tersebut. Namun, ia menggambarkan kemenangan itu sebagai ‘momen fantastik’.

    Sebagai salah satu negara termuda di dunia, Timor Leste bergulat mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Timor Leste berupaya menyedot turis dengan berbagai acara olahraga dan mempromosikan pantai-pantainya.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.