Pelonggaran Blokade Gaza Bukan Akhir Perundingan dengan Hamas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/HO-file

    AP/HO-file

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Seiring diakhirinya pengetatan impor ke Gaza, para pegiat kesepakatan untuk pembebasan tentara Israel yang ditangkap, mendesak perdana menteri berkata jujur tentang kesempatan pertukaran tahanan.

    Sanan keluarga tentara Israel yang ditahan Hamas, Gilad Shalit dan para aktivis dalam kampanye publik untuk memastikan pembebasannya kemarin mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanjahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak untuk mengumumkan bahwa tak ada alternatif pembebasan para tahanan Palestina kecuali ditukar Shalit.

    Ketua kampanye Bebaskan Shalit, Shimshon Liebman, kepada Haaretz yang terbit hari ini bahwa pelonggaran blokade Gaza, sepanjang dengan pembebasan seorang tahanan Hamas, menunjukkan "Negara Israel tak punya pilihan, dan sudah waktunya bicara yang sebenarnya".

    Khususnya, imbuh Liebman, Netanjahu dan Barak harus mengakui bahwa satu-satunya jalan membebaskan Shalit adalah dengan membayar tuntutan Hamas.

    Haaretz|AP|dwi arjanto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.