Seorang Pria Bunuh Diri setelah Kirim Pesan di Twitter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Twitter

    Twitter

    TEMPO Interaktif, London - Seorang pria di Korea Selatan bunuh diri setelah meninggalkan pesan terakhir di situs microblogging Twitter. Kasus ini merupakan yang pertama terjadi di Korea Selatan.

    Lee Kye-Hwa, 27 tahun, gantung diri di dermaga kapal feri di Sungai Han. Jenasahnya ditemukan polisi pada Selasa (15/6) pagi.

    Keluarga Lee melaporkan Lee hilang pada Ahad setelah ia meninggalkan pesan di Twitter dalam bahasa Korea.

    “Saya akan bunuh diri. Kepada semuanya, bahkan orang-orang yang hanya mengenal saya, saya mencintai kalian,” tulis Lee.

    Juru bicara Kepolisian Mapo Seoul mengatakan, “Para penyidik menyimpulkan ia bunuh diri.”

    Pada Rabu (16/6) pagi, akun Lee di Twitter tidak bisa dibuka.

    The Korea Times mewartakan Lee juga menulis pesan terakhir lainnya kepada keluarga dan teman-temannya. Dalam pesan tersebut, Lee mengaku mengalami masalah keuangan.

    Sahabat-sahabat Lee dikabarkan sempat kebingungan mencari Lee setelah Lee mengirim pesan tersebut.

    Kematian Lee menyebar cepat melalui Twitter pada Rabu. Para pengikut Lee di Twitter terkejut dan mengucapkan belasungkawa. Salah satu pengikutnya menulis, “Saya berharap ia beristirahat dengan tenang di Surga. Hati saya sangat terluka.”


    TELEGRAPH| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.