Prancis Larang Televisi Hamas Siaran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang kamerawan Palestina penyiar program di stasiun TV Al Aqsha, Hamas di Kota Gaza. Badan Penyiaran Prancis (CSA) melarang stasiun televisi Al-Aqsha yang dimiliki Hamas siaran di seantero Eropa. (AP Photo / Khalil Hamra)

    Seorang kamerawan Palestina penyiar program di stasiun TV Al Aqsha, Hamas di Kota Gaza. Badan Penyiaran Prancis (CSA) melarang stasiun televisi Al-Aqsha yang dimiliki Hamas siaran di seantero Eropa. (AP Photo / Khalil Hamra)

    TEMPO Interaktif, Paris - Badan Penyiaran Prancis (CSA) melarang stasiun televisi Al-Aqsha yang dimiliki Hamas siaran di seantero Eropa. Ini lantaran acara-acara televisi itu mengajarkan syahid dan kebencian terhadap Israel.

    “Berulang kali di Al-Aqsha, pemimpin agama berbicara genosida terhadap Yahudi dan pemimpin politik mengajarkan perang atas Barat,” kata direktur Palestinian Media Watch Itamar Marcus. Lembaga nirlaba ini berkantor di Israel. Ajaran bagi anak-anak itu disampaikan lewat film kartun dengan tokoh seperti Bugs Bunny dan Mickey Mouse.

    Saat ini terdapat 20 penonton Al-Aqsha di Timur Tengah, Eropa, dan Afrika Utara. Siaran televisi Hamas itu dipancarkan melalui satelit di Eropa dan kawasan Teluk.

    Dengan larangan itu, kata pihak Al-Aqsha, mereka kehilangan 70 persen konsumnennya. Namun Al-Aqsha menegaskan akan tetap melanjutkan siaran di Timur Tengah dan Afrika Utara.

    ABC/Faisal Assegaf




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.