Gambar Penis Raksasa Sambut Forum Ekonomi Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dmitry Medvedev. AP/Sergei Chirikov

    Dmitry Medvedev. AP/Sergei Chirikov

    TEMPO Interaktif, St Petersburg - Para seniman berhaluan radikal di Rusia menggambar penis raksasa di jembatan gantung di pusat Kota St Petersburg. Gambar tersebut merupakan protes terhadap Forum Ekonomi Internasional yang merupakan respons Rusia terhadap Forum Ekonomi Dunia.

    Dengan tinggi 65 meter dan lebar 27 meter, gambar penis berwarna terang tersebut akan terlihat berkilauan menghadap ke langit ketika jembatan diangkat untuk membuka jalan bagi perahu melewati sungai.

    Kelompok seniman politik bernama Voina mengatakan mereka menggambar grafiti tersebut pada Senin untuk memprotes tindakan pengamanan yang berlebihan menjelang Forum Ekonomi Internasional yang akan digelar pada 17 Juni di St Petersburg, kampung halaman Presiden Rusia Dmitry Medvedev dan Perdana Menteri Vladimir Putin.

    Karya seni dengan pesan politik dalam bentuk grafiti dan lukisan sangat jarang di Rusia.

    “Kami telah menggambar penis raksasa untuk menunjukkan apa yang dilakukan FSB (Badan Keamanan Dalam Negeri Rusia) dan Kementerian Dalam Negeri dalam hal keamanan untuk forum tersebut,” tulis Voinda dalam pernyataannya.

    Ketika jembatan dibuka, gambar penis yang tegak tersebut terlihat di samping markas FSB. FSB sendiri merupakan lembaga yang lahir dari janin badan intelijen Rusia, KGB.

    Forum Ekonomi Internasional sendiri akan dihadiri para pemimpin bisnis internasional dan Presiden Dmitry Medvedev.

    Menurut juru bicara Voina, gambar penis tersebut masih bisa terlihat Rabu ketika salah satu seniman didenda oleh polisi.

    Voina yang berarti Perang menjadi buah bibir narablog di Rusia dalam dua tahun lalu ketika mereka memfilmkan lima pasang orang seks per hari menjelang pemilihan presiden Rusia.

    REUTERS| KODRAT SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?