Irlandia Usir Diplomat Israel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Dublin - Pemerintah Irlandia mengikuti jejak Inggris, Australia, dan Polandia yang mengusir diplomat Israel. Keputusan itu diambil terkait pemalsuan paspor negara itu oleh agen Mossad (dinas rahasia luar negeri Israel) yang terlibat pembunuhan salah satu pentolan Hamas Mahmud al-Mabhuh.

    “Penyalahgunaan paspor Irlandia oleh sebuah negara sahabat tentu tidak dapat diterima dan perlu diambil tindakan tegas,” kata Menteri Luar Negeri Micheal Martin.

    Sebanyak 27 agen Mossad dinyatakan terlibat pembunuhan Mabhuh di Dubai Uni Emirat Arab, pertengahan Januari lalu. Dalam kasus itu, delapan paspor Irlandia dipalsukan. Mossad juga memakai paspor palsu Inggris, Prancis, Jerman, dan Australia.

    Hingga kini Israel tidak berkomentar soal keterlibatan agennya dalam kasus terbunuhnya salah satu pendiri Brigade Izzudin al-Qassam itu. Brigade Qassam merupakan sayap militer Hamas.

    Telegraph/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.