Warga Barat Diminta Tidak Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Mavi Marmara membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan ke Gaza. REUTERS/Emrah Dalkaya

    Kapal Mavi Marmara membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan ke Gaza. REUTERS/Emrah Dalkaya

    TEMPO Interaktif, Yerusalem - Israel mendesak negara-negara Barat melarang warga mereka ikut dalam misi kemanusiaan ke Jalur Gaza.

    Namun menurut seorang pejabat pemerintah yang menolak ditulis namanya, tuntutan negara Zionis itu diabaikan. Sejauh ini belum ada negara-negara Barat yang mengeluarkan peringatan agar warga mereka tidak mengunjungi Gaza.

    Meski begitu, pejabat itu mengakui tidak mungkin pihak Barat melarang kemauan tiap warganya. “Di mana ada kemauan pasti ada jalan,” ia menegaskan. Hanya saja, kata dia, kalau sudah ada peringatan, negara tidak lagi bertanggung jawab atas risiko yang dialami relawan.

    Dalam misi kemanusiaan Senin dua pekan lalu, terdapat relawan dari 12 negara Barat yang ikut. Namun misi mereka gagal karena kapal diambil paksa oleh militer Israel sehingga 19 orang tewas dan 36 lainnya cedera.

    Jerusalem Post/Faisal Assegaf

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?